Rahasia Keberuntungan ( bag 9)

Tulisan Sebelumnya : Rahasia Keberuntungan ( bag 8)


Dalam uraian ini kita ditopang oleh dua Hukum : Hukum Alam Semesta atau Hukum Tuhan (Universal Laws) yang bernama Law of Reciprocation dan Law of Multiplication yang berkolaborasi di belakang MEMBERI, dan membuatnya menjadi satu senjata paling ampuh meraih kekayaan dan rahasia sukses terbesar.
1.      Law of Reciprocation mengajarkan bahwa kita pasti akan mendapatkan balasan dari semua yang kita perbuat dan ini termasuk mendapatkan 'imbalan' dari apa yang kita berikan ke orang lain, pada umumnya kita mengenal dengan kata Hukum Karma.
2.      Law of Multiplication mengajarkan bahwa semua yang kita lakukan tadi balasannya dilipat-gandakan, baik hasil dari perbuatan baik maupun hasil perbuatan buruk. Dalam hal ini di ibaratkan kita menanam sebutir biji jagung, maka kita akan menuai ribuan butir biji jagung.
Beberapa kitab suci berbeda dalam menyebutkan angka yang menjadi peng-kali untuk jumlah balasannya. Ada yang mengatakan balasannya 7 kali lipat, 10 kali lipat, dan bahkan ada yang menyatakan sampai 700 kali lipat, bahkan Kaweruh Jendra Hayuningrat mengajarkan 1000 kali lipat balasannya.
Bagi pembaca Muslim, silahkan merujuk ke Surat Al-Baqarah, umpamanya. Di surat itu  banyak sekali tuntunan dan perintah untuk memberi dan disampaikan bahwa imbalan untuk pemberian kita itu  bisa mencapai 700 kali lipat. (Antara lain di ayat ke 245, ke 261, dan 265). 

Pernah juga saya membaca sebuah kisah dalam kumpulan Hadits Bukhori-Muslim, bahwa Rasulullah Muhammad SAW, pernah menegur seseorang yang berpuasa sunah (bukan wajib) selama satu bulan penuh. Beliau menyebutnya sebagai sesuatu yang berlebihan. Menurut Rasulullah, cukuplah berpuasa seperti itu tiga hari saja dalam sebulan, karena imbalan semua hal baik yang kita lakukan adalah 10 kali lipatnya. Jadi tiga hari puasa itu sudah sama dengan satu bulan (30 hari) puasa esensinya. Bahkan kalau kaweruh Jendra Hayuningrat mengajarkan puasa hari empat puluh ( 40 ) yaitu : Rabu pon, Kamis Wage, Jum’at Kliwon. Dalam hitungan 1 bulan selalu ada hari dengan neptu tersebut di atas.

Selain ini, masih banyak lagi ajaran serupa, bahwa, berlaku ganjaran berlipat-lipat, paling tidak 10 kali lipat terhadap semua yang telah kita perbuat. Saya yakin, di ajaran agama lainpun prinsip seperti ini juga ada, karena hukum ini adalah hukum universal.

Imbalan 10 kali lipat

Nah, untuk kepentingan kepraktisan pada penerapan, kita akan berpegang pada asumsi imbalan 10 kali lipat dalam hal MEMBERI. (Maksud saya menghitungnya akan lebih mudah bila dikalikannya dengan 10).
"Lho, menghitung apa? Masa memberi kok lalu dihitung-hitung imbalannya. Mana bisa hitung-hitungan begitu?" Mungkin begitu hati kecil Anda bertanya-tanya. Benar? 

Jawaban saya, di sini saya memang akan mengajarkan sedikit konsep bagaimana MEMBERI bisa menjadi alat pencapaian  kekayaan. Jadi sedikit perhitungan perlu dilakukan untuk memperjelas maksud uraian saya tersebut. 

Seperti saya sampaikan di atas, mulai sekarang mari kita beroperasi dengan memakai asumsi dasar bahwa kita akan mendapatkan  balasan 10 kali lipat dari apapun yang kita lakukan atau kita berikan dan kita akan sebut hukum ini dengan “The LAW OF TEN FOLD RETURN” (atau hukum imbalan 10 kali lipat). (Apabila Anda ingin mempercayai bahwa imbalannya jauh lebih besar dari ini, tidak masalah. Saya cuma hendak mengambil sisi praktisnya saja). 

Nah karena memberi pasti berakibat kita mendapat imbalan 10 kali lipat, maka inilah kunci sukses dan kaya yang sesungguhnya. Bukan-nya kerja keras atau rajin menabung. Bagaimana penjabaran akan hal ini, silahkan teruskan membaca. Jangan tinggalkan blog ini, sebab saya segera melanjutkan tulisan ini di bagian 10. Salam Kejawen _()_ Salam Rahayu

Tulisan Berikutnya : Rahasia Keberuntungan ( bag 10)
Posting Komentar